5 kesalahan mengelola stok barang di toko (dan cara menghindarinya)
24 Juli 2026
Stok adalah uang yang berbentuk barang. Salah kelola, untung bisa tergerus tanpa terasa. Berikut lima kesalahan yang sering terjadi di warung dan toko, beserta solusinya.
1. Mencatat stok manual di buku
Catatan manual mudah salah dan sulit dicek saat ramai. Solusi: gunakan aplikasi yang mengurangi stok otomatis setiap ada penjualan, sehingga angka selalu akurat.
2. Tidak tahu kapan barang menipis
Banyak pemilik baru sadar barang habis saat pelanggan menanyakannya. Solusi: pilih sistem yang memberi peringatan stok menipis sehingga Anda bisa memesan ulang tepat waktu.
3. Tidak memisahkan harga modal dan harga jual
Tanpa mencatat harga modal, Anda tidak tahu laba sebenarnya. Solusi: simpan harga modal (COGS) tiap produk agar laba terhitung otomatis di laporan.
4. Menumpuk barang yang lambat laku
Modal mengendap di barang yang jarang terjual. Solusi: pantau produk terlaris dan yang lambat, lalu sesuaikan pembelian berikutnya.
5. Stok beda antar cabang tak terpantau
Punya lebih dari satu outlet tapi tidak tahu stok masing-masing membuat keputusan jadi tebakan. Solusi: gunakan sistem yang memisahkan stok per outlet dan mendukung transfer stok antar cabang.
Dengan Lajoo, kelima hal ini tertangani otomatis: stok berkurang saat penjualan, peringatan menipis, harga modal untuk laba, produk terlaris, hingga stok per-outlet. Pelajari di Pusat Bantuan.